Jaringan Saudagar Bugis Makassar Dinilai Jadi Kekuatan Ekonomi, Amran Soroti Peran Diaspora

By Admin

Andi Amran Sulaiman Di Pertemuan Saudagar Bugis Makassar
nusakini.com, Makassar - Kamis, 26 Maret 2026 — Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS), Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kekuatan jaringan saudagar dan diaspora Bugis Makassar terbentuk dari proses panjang kebersamaan yang terjaga selama puluhan tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan saudagar Bugis Makassar yang turut dihadiri sejumlah pelaku usaha senior serta pejabat publik berdarah Bugis yang kini aktif di berbagai sektor pemerintahan.

Menurut Amran, keberhasilan komunitas saudagar Bugis Makassar tidak terjadi secara instan. Ia menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras, konsistensi, serta budaya saling mendukung di antara sesama anggota komunitas.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sedikitnya 10 gubernur di Indonesia yang memiliki latar belakang Bugis. Jumlah tersebut, menurutnya, belum termasuk anggota legislatif dan kepala daerah lainnya.

Dalam kesempatan itu, Amran menjelaskan bahwa diaspora Bugis Makassar tersebar luas, baik di dalam negeri seperti di Kediri dan Kalimantan, maupun di luar negeri seperti Eropa, Amerika, Australia, dan Malaysia. Di sejumlah negara, komunitas ini bahkan telah membentuk organisasi untuk menjaga keterhubungan.

Amran menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan memperkuat silaturahmi antarsesama perantau. Ia juga mengajak seluruh anggota komunitas untuk terus saling membantu.

Selain itu, ia menyatakan bahwa jaringan diaspora Bugis Makassar siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, kekuatan jaringan tersebut dapat menjadi potensi strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Di akhir sambutannya, Amran berharap komunitas Bugis Makassar dapat terus menjaga nama baik serta menjadi teladan di berbagai wilayah, baik di dalam maupun luar negeri. (*)